ERROR
404 (Request Not Found)
today : | at : | safemode : ON
./ beranda ./ facebook ./ twitter ./exit /
name author permission com modified label
Showing posts with label #Perjalanan. Show all posts
Showing posts with label #Perjalanan. Show all posts

Terkadang enterdie enterdie 0 Sunday, June 12, 2022

Filename Terkadang
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Sunday, June 12, 2022
Label
Action

 Terkadang, kamu menyebalkan. Pernah  ada saatnya aku tidak menyukai model rambutmu, warna sepatumu, atau  bahkan caramu menertawakanku. Tetapi itulah kau, warna-warna yang  kuingin ada di hidupku. Aku tertawa sendiri bila mengingat, pernah ada  kalanya aku ingin melemparmu ke jurang andai nyawamu lebih dari satu,  tetapi kembali lagi dan kembali lagi, pada akhirnya bolamatamu adalah  jurang yang kepadanya aku rela jatuh, dan aku tersiksa sendiri jika  tidak kepadamu aku perhatian.
Sayang, perhatikanlah apa yang  kukatakan kali ini kepadamu, yaitu bahwa bagiku kebahagiaan yang  sempurna ialah lebih dari sekadar gempita demi gempita, melainkan  kebersamaan kita, sekalipun itu aku yang selalu membawamu dalam penderitaan.

Aku ingin kau jatuh cinta setiap pagi enterdie enterdie 0 Sunday, June 12, 2022

Filename Aku ingin kau jatuh cinta setiap pagi
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Sunday, June 12, 2022
Label
Action
Aku ingin kau jatuh cinta lagi.

Dimulai dari dengar namaku, kamu terganggu.

 

Jangan mencintai seseorang di saat yang bersamaan kamu membenci orang lain.

Bila ingin tulus mencintai, maka kamu ingin mendamaikan hatimu.

Bila cinta dan benci ada di satu hati, artinya hati itu mendua.

Mendua bukan tentang dua orang saja, tetapi juga dua rasa.

 

Sesungguhnya bahagia pun ada pada susah yang sama-sama.

Dan lewat derita yang telah bersama-sama kita rasakan, kita menang.

Cinta kita akan menjadi terang bagi dunia.

Sama-sama kita akan memberkati orang.

 

Pernah merindu,

lalu bertanya, "mengapa rindu ini harus ke dia?"

Sini kubantu jawab. Ya karena memang dia baik sama kamu. Dulu.

Yang manis untuk dikenang,

bukan berarti itu harus kita paksa dapat terulang.

 

Aku senang kita berdua punya banyak kesamaan

Misal kau orang yang selalu mengulang kesalahan itu, dan aku orang yang selalu memaafkan itu.

 

Aku menggambar diriku, dengan memahat dinding hatimu.

Supaya untuk menghapus aku, kau patut melukai diri sendiri.

 

Aku memandangmu lebih dari mereka memandangmu,

meski kamu menilaiku sama dengan mereka.

 

Sebelumnya hati ini lama tertutup.

Demi kamu aku nekat membuka.

Benar ternyata.

Tambah satu orang lagi yang kecewakanku.

 

Aku bisa saja memeluk siapa yang mencintaiku satu persatu.

Tetapi aku lebih ingin mencintai yang satu-satunya dengan pelukan berkali-kali.

 

Sampai kapan? Sampai lelah.

Lelah menderita dari berharap yang tidak mungkin terulang lagi.

Kapan harus berhenti?

Kamu yang pilih.

Pilihlah hari yang cerah untuk memulai hari yang baru dengan hati yang baru juga.

 

Kalau nanti aku mati, kau tidak usah sering-sering ke makam.

Yang kau peluk nanti hanya gundukan tanah, dan yang kau ceritakan aku tak mungkin dengar.

Setahun sekali saja, dan itu nanti.

Saat ini, maukah kau peluk aku, ceritakan apa saja terserah, selagi aku masih di sini?

 

Menahan napas aku bisa,

setidaknya satu menit atau kadang-kadang lebih sedikit.

Menahan pikiran?

Andai-andai bisa, satu detik saja tidak memikirkan apa-apa.

Hidup lebih banyak tentang berpikir daripada bernapas.

 

Butuh waktu lama untuk percaya lagi,

jika mengingat kebohongan-kebohongan yang pernah ada.

Hanya saja, jangan menyerah untuk bisa kembali percaya.

Penyesalan bisa sungguh-sungguh, harapan boleh tetap hidup,

dan seseorang bisa berubah.

 

Izinkan aku sebentar saja berdiri.

Melihatmu sekali lagi di dalam detik yang banyak,

sebelum aku berbalik ke realita, sambil tahan teriak.

Aku berjanji tidak akan memintamu berubah saat kupandangi,

dan sepanjang jantung dapat berdetak,

akan selalu kuingat baik-baiknya kamu.

 

Kita adalah sakit yang sampai sekarang tidak bisa kuterima.

Akan tetapi katamu,

“perpisahan hari ini lebih baik daripada perpisahan di hari nanti”.

 

Aku cinta hal-hal kecil yang kamu lakukan dari hatimu,

dan aku cinta setiap rencana yang kita susun bersama.

 

Aku takut terlalu bahagia, karena di setiap aku merasa bahagia,

sesuatu yang buruk akan datang setelah kebahagiaanku selesai.

 

Ada sesuatu yang jangan tunggu nanti untuk kamu mengerti.

Sebab, nanti itu bisa saja di saat semua sudah terlambat.

 

Kadang, sesuatu yang biasa kita nikmati

akan berubah menjadi

sesuatu yang harus sekuat-kuatnya kita lawan.

KAMI enterdie enterdie 0 Wednesday, December 15, 2021

Filename KAMI
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Wednesday, December 15, 2021
Label
Action

 

Bagaimana kita tahu bahwa cinta kita cukup jernih untuk tertuang di atas gelas yang Tuhan sediakan?

Seberapa erat kami saling memeluk?

 Merekahkah bibir malaikat yang melihatnya? 

Apa kita sudah cukup dalam untuk berada di dalam kecukupan? 

Apa kami telah saling menguatkan untuk hanya maut yang memisahkan? 

Sebab kita tidak memantaskan diri sendiri seakan kita hendak memelihara hati kita di tengah ketidakrelaan, melainkan kita cukup berharap ada ketulusan untuk melihat kita saling berdampingan.

Ketika kita mengarah ke tempat kita dapat bersama-sama, kita tahu, dan kiranya kita tidak lupa, tidak di setiap detik kita akan dimudahkan. Sebab ini adalah bagian tersulit bagi dua hati kita yang saling mengait, yaitu memikirkan pihak yang lain, terlebih menyenangkan para penonton.

Aku, aku sungguh ingin sekali menciptakan keharuan, bukan sekadar menuruti segala tuntutan. Aku tidak berharap bahwa yang terbaik akan sekonyong-konyong muncul dari kerisauan, tetapi kan orang yang sabar bisa memperlihatkan kelegaannya. Ketika aku pikir semua bahagia, di balik satu per satu mata yang memancarkan keceriaan itu, aku tidak ingin ia tidak aku temukan.

Aku mencintainya dan tidak ada keraguan sama sekali. Rindu yang ia sampaikan membuat hariku nikmat, hingga semua orang yang melihat mataku juga akan melihat kedamaian. Namun tidak mudah untuk membuat mereka melambaikan tangan dengan tersenyum. Ia milik Tuhan, kepada ayah ibunya ia dititipkan, kepada saudara-saudaranya ia dihadirkan, dan kepada teman-temannya ia diperkenalkan. Aku hanya percaya bahwa bukan kebetulan kami dipertemukan. Tuhan yang tahu, aku sungguh menginginkannya, sungguh ingin kami bahagia dan sangat ingin bisa membahagiakannya

Untukmu enterdie enterdie 0 Wednesday, August 18, 2021

Filename Untukmu
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Wednesday, August 18, 2021
Label
Action

 

Teruntukmu,
Atas segala masalah yang datang, seberapa berat hal-hal itu, sesungguhnya itu akan menegaskan banyak hal padamu, terutama tentang sebuah makna di balik aku tetap di sini.  Oleh karenanya, jangan kamu merasa hina karena aku mencintaimu, atau aku bisa menjadi sedih dan menangisinya! Memang ada banyak yang lebih hebat daripada kamu, tapi lebih hebat bila aku tetap mencintaimu. 
Percayalah! Biarkan aku menangis untuk tersenyum! 
Aku yakin, aku tidak menjadi bodoh karena itu. Tetaplah di sini, dan jangan menghukum dirimu karena kedukaanku! Aku tidak ingin bolos dari derita. Aku ingin benar-benar melewatinya dengan nilai yang memuaskan. Maka tidak akan kubiarkan siapapun mencuri kesedihanku dan menggantinya dengan kesia-siaan! Aku ingin memenangkanmu karena pernah meneteskan airmata. Seperti itu kesanggupanku. Demikian pula, aku tidak akan menyudahi cinta karena ketidakpuasaan sesaat. Aku akan menyimak hidup sampai kita benar-benar tiba di hari senang.
Melatih jiwaku untuk dapat mengangkat keberuntungan. Kekasih, mempertahankanmu adalah caraku membanggakan anugerah Tuhan. Kamu hanya begitu kecil di mata dunia, yang terlalu jelas dilihat Tuhan, walau kusimpan di dalam hati.

Ada Rindu Untukmu enterdie enterdie 0 Tuesday, August 17, 2021

Filename Ada Rindu Untukmu
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Tuesday, August 17, 2021
Label
Action

Aku merindukanmu. Ini sesuatu yang besar,
yang tidak cukup kusimpan dalam kepalan.
Ini sesuatu yang tidak kecil, ini benar-benar aku rasakan.

Aku tahu, ada begitu banyak hal-hal yang mendekatkan,

yang belum kita lakukan, yang belum kita hadapi bersama-sama.
Sebab bebutiran rindu berikut kobar cemburu yang menyala-nyala
akan menuntun kita pada warna rasa yang keemasan.
Berkilauan, terang kemilau yang mencengangkan,
gemerlap pesta di dalam sepasang mata.
Bagaimana ini tidak menakjubkan?
Aku benar-benar mengilhaminya.

Rindu kan ada, baik di pagi, siang, sore, maupun malam,
berikut hari berganti hari dan tahun depan menjelang,
juga mendung, cerah atau berawan, atau baik kemarau maupun hujan,
atau biar salju turun sekalian!
Ini aku berpijak di atas puncak kerinduanku.
Aku melihat awan-awan yang menggumpal tebal, menutup cantik segala kesalahanmu.
Aku lupa, hanya ingat kebaikanmu, terlebih kelucuanmu yang menggemaskan.

Aku sudah berteman baik dengan bayang-bayangmu, bayang-bayangmu menemani sisa hidupku.
Dan karenanya benda-benda mati jadi tampak seakan memusuhiku, memerangi kesunyianku.

Aku merindukanmu.
Aku memanggilmu dengan suara yang keluar dari jantungku,
dalam gerak yang tergambar dari nadiku.
Karena aku tahu, ada tersisa banyak hal-hal besar yang belum kita lewati di bawah langit ini,
di atas bumi ini, di dalam hati kita.
Demikian aku merindukanmu, demikian aku benar-benar merasakannya.

Aku dan kenyataanmu enterdie enterdie 0 Tuesday, August 17, 2021

Filename Aku dan kenyataanmu
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Tuesday, August 17, 2021
Label
Action

Ketidakpastian hanyalah keyakinan yang tidak sepenuhnya.

Jarak hanyalah ruang untuk merindu, orang yang setia akan menghormati keberadaannya.
Jika ada hati yang dipilih, maka seharusnya ada sikap yang diambil.
Apa aku harus percaya kau? Kau bahkan tak yakin pada diri sendiri.
Baik adalah cukup bagiku. Kau tak perlu jadi yang terbaik untukku.
Kupikir tidak ada bahagia yang bisa dicapai dengan keterpaksaan.
Terkadang manusia tertipu. Dilihatnya pintu harapan sebagai penghalang.
Acapkali juga manusia merasa aneh pada sesuatu yang nyata.
Seperti kamu.
Kamu adalah kenyataan yang patut kumiliki. Usahlah mencariku di mimpi, aku sudah nyata untukmu, aku ada bagi hidupmu.


Pesona Senja di Kaimana enterdie enterdie 0 Friday, June 07, 2013

Filename Pesona Senja di Kaimana
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Friday, June 07, 2013
Label
Action

 Bagi pencinta tembang lawas era 1970-an, tentunya lagu “Senja di Kaimana” yang dibawakan penyanyi Alfian sudah tak asing lagi di telinga. Lagu yang menceritakan tentang keindahan senja di Kaimana, Papua Barat itu membuat rasa penasaran siapa saja untuk menyaksikan langsung senja saat berada di Kaimana. Kota Kaimana adalah sebuah kota pemekaran baru di pantai selatan Tanah Papua. Kaimana dulunya adalah bagian dari pada Kabupaten FakFak, namun pada tahun 2004 silam Kaimana di mekarkan menjadi sebuah daerah administratif sendiri. Kaimana memiliki luas wilayah 18.500 km² dan berpenduduk sebanyak 26.703 jiwa (2000). Kaimana memiliki begitu banyak potensi sumber daya alam. Yang paling membanggakan masyarakat kaimana adalah fenomena alam Kaimana pada saat senja. Begitu sangat indah sehingga kaimana dijuluki sebagai kota Senja. Kaimana selain dikenal karena senjanya yang indah, Kaimana juga di kenal sebagai Kerajaan Ikan, karena, memiliki 937 jenis ikan karang, termasuk 14-16 jenis baru dan endemis/khas Kaimana. Selain ikan, Kaimana juga memiliki sekitar 492 jenis karang, termasuk 6 jenis baru yang juga endemis Kaimana serta terdapat 27 jenis udang mantis, termasuk 3 spesies baru, 2 di antaranya endemis Kaimana. Hal lain yang menarik adalah, bahwa dalam waktu sekitar 3 hari menyelam, dapat menemukan 16 ekor penyu hijau, dan 14 ekor penyu sisik serta dapat melihat rata-rata 6 penyu bertelur dalam semalam.
Kota Kaimana, Papua Barat ternyata bukan hanya melegenda dengan lagunya “Senja Di Kaimana”. Keindahan lautnya menyimpan sejuta pesona dan tak akan bosan mata memandangnya. Objek wisatanya adalah Teluk Triton, Pasir putih Buruway serta satu yang tak kalah menarik adalah adanya situs kerangka Burung Garuda yang memiliki bentangan sayap sepanjang 6 meter, kerangka tersebut terletak di kampung Namatota. Dari Kota Kaimana untuk menuju Teluk Triton sangat mudah, hanya memerlukan waktu 1,5 jam. Bagi pencinta wisata bahari, perjalanan ini tentunya sangat menyenangkan melalui Tanjung Bicari yang bergelombang, Selat Erana yang saat ini lebih dikenal dengan nama Selat Namatota, karena di situ terdapat Pulau Namatota. Tampak sebuah gunung berbentuk ikan paus. Uniknya, pada stalaktit gunung itu terdapat lukisan–lukisan yang menggambarkan matahari, tangan manusia, dan juga tengkorak manusia. Oleh masyarakat di sini, tempat ini dianggap sakral dan mereka tidak tahu pasti kapan lukisan ini dibuat. Jadi pulau ini menyimpan banyak misteri. Tidak itu saja, setiap pukul 08.00-12.00, bila kondisi cuaca bagus dan laut dalam keadaan flat atau tenang, terdapat sekelompok ikan paus dan lumba-lumba asyik mencari makan dan mereka sangat aktif bermain bersama kelompoknya. Tempat ini dikatakan ‘restorannya’ ikan paus dan lumba–lumba, karena tempat ini adalah fishing bank (bank ikan-red). Di sini, wisatawan juga bisa melihat ikan mangiwang atau ikan yang lebih dikenal dengan nama hiu bodoh. Disebut hiu bodoh karena ikan ini hanya berjalan di atas pasir dengan siripnya dan makanannya hanya ebi (udang kecil).

Bagi penggemar diving dan snorkeling, tempat ini merupakan kawasan wisata yang menarik. Karang–karang di Teluk Triton ini terkenal dengan soft coral atau karang lunak. Berdasarkan hasil survei CI Kaimana, ditemukan 868 jenis ikan karang, termasuk 10-14 jenis baru (10-13 endemik). Keanekaragaman hayatinya dapat terlihat dari jenis ikan karang FakFak/Kaimana yang mencapai 959 spesies, bank heal seascape (BHS) sebanyak 1.323 spesies, termasuk 24 yang endemik. Jenis karang FakFak/Kaimana berjumlah 471 spesies, ditambah 16 spesies baru dan BHS 560 spesies. Jenis udang mantis FakFak/Kaimana ada 28 spesies dan BHS 57 spesies, termasuk delapan yang endemik, sedangkan berdasarkan coral reef fish diversity index, diprediksi ada sekitar 1.194 jenis ikan karang di areal Fakfak, Kaimana. Selain itu, juga ada 234 jenis ikan karang yang biasanya menjadi target foodfish, komersial maupun tradisional. Banyaknya biota laut dan jenis ikan ini membuat tempat ini juga sangat cocok untuk arena memancing. Teluk Triton bukan hanya menarik sebagai wisata bahari, tetapi juga wisata budaya perpaduan budaya lokal dan luar. Banyak cerita dan legenda yang bisa didapat di daerah ini, termasuk legenda tenggelamnya kapal China pada saat Dinasti Ming. Kapal Inggris juga dikabarkan pernah tenggelam di wilayah ini. Perjalanan lebih mengasyikkan jika melanjutkan ke Pulau Umbrom yang banyak pasir putihnya. Jadi bila ingin berenang, mampir saja di Pulau Umbrom. Untuk menjaga agar Teluk Triton dan laut di Perairan Kaimana tetap lestari dan menjadi objek wisata laut, Pemerintah Daerah (Pemda) Kaimana menetapkan luas wilayah laut 597.747 hektare yang dihitung sejauh empat mil laut dari garis pantai laut terluar sebagai Kawasan Konservasi Laut Daerah (KKLD). Sebuah konsep tentang pemanfaatan laut yang teratur dan bertujuan untuk menjaga supaya kekayaan alam, terutama laut dan sekitarnya tetap lestari dan terjaga sampai generasi anak cucu kita nanti. Seperti slogan yang dicanangkan Kabupaten Kaimana untuk menjaga kekayaan alamnya, yakni kalo bukan kitong sapa lagi, kalo bukan sekarang kapan lagi?

Bila Anda ingin ke Kaimana dan ingin menyaksikan senja di sana, pemandangan sebelum matahari terbenam itu dapat Anda saksikan di daerah Coa pada bulan Agustus. Menurut warga Kaimana, pada bulan Agustus keindahan senjanya biasanya sangat fantastis, langit Kaimana akan berwarna merah. Uniknya, bentuk langitnya akan selalu berubah–ubah dan tidak terpaku pada satu bentuk dan warna saja. Mau percaya atau tidak, masyarakat Kaimana juga mempercayai sejumlah cerita, seperti cerita dari Pulau Aiduma, di mana setiap hari Jumat tepat pukul 11.00 selalu muncul serombongan ikan yang dipimpin ikan paus, kemudian diikuti lumba-lumba dan serombongan ikan lainnya. Mereka akan menuju Pulau Namatota. Dahulu ada Kerajaan Namatota yang penduduknya beragama Islam. Rombongan ikan itu menuju Pulau Namatota untuk mengambil air wudlu.



NOTE :
Saat ini untuk mencapai Kaimana, dapat dilakukan melalui jalur laut dan udara. Kapal Penumpang Ciremai dengan kapasitas 1500 penumpang berlayar dari Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Soekarno Hatta (Makassar), Baubau, Ambon, Banda, Tual, Kaimana, Fakfak dua kali dalam sebulan. Sementara maskapai penerbangan yang singgah di Kaimana yaitu: Lion (wings) air dengan pesawat ATR-72 pada hari: Selasa, Kamis, Sabtu dan Minggu; Ekspress Air dengan pesawat Dornier Torbo Prop pada tiap hari kecuali hari minggu; Merpati dengan Twin Otter pada hari Rabu dan Sabtu; Trigana Air dengan Pesawat Twin Otter pada hari Selasa. Seluruh penerbangan telah terkoneksi dengan pesawat berbadan lebar untuk melanjutkan penerbangan ke kota-kota lain di Indonesia.

#setahunlaludiASMAT enterdie enterdie 0 Thursday, September 20, 2012

Filename #setahunlaludiASMAT
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Thursday, September 20, 2012
Label
Action
Masyarakat dan Kebudayaan “Suku Asmat” di Papua Masyarakat dan Kebudayaan “Suku Asmat” di Papua 

KEBUDAYAAN SUKU ASMAT 

Sejarah Suku Asmat Awalnya hanya cerita dan mungkin dongeng untuk yang belum pernah menyaksikan dari mata kepala sendiri, dan ternyata suku Asmat memang benar- benar ada, hmmm.. hampir 10 tahun akhirnya tiba juga masanya saya bertemu langsung orang-orang langka ini, berawal dari penasaran, tuntutan pekerjaan dan keingintahuan maka timbullah keberanian untuk injakkan kaki di Asmat, berbeda dengan suku-suku lain yang ada di Papua, suku Asmat hanya tinggal di pesisir pantai yang memilikki kebudayaan yang sangat berbeda dengan suku-suku lain yang ada di tanah Papua. Suku Asmat berada di antara Suku Mappi, Yohukimo dan Jayawijaya di antara berbagai macam suku lainnya yang ada di tanah Papua. Seperti halnya suku lain yang berada di wilayah ini, Suku Asmat ada yang tinggal di daerah pesisir pantai dengan jarak tempuh dari 100 km hingga 300 km, bahkan Suku Asmat yang berada di daerah pedalaman, dikelilingi oleh hutan heterogen yang berisi tanaman rotan, kayu (gaharu) dan umbi-umbian dengan waktu tempuh selama 1 hari 2 malam untuk mencapai daerah pemukiman satu dengan yang lainnya. Sedangkan jarak antara perkampungan dengan kecamatan sekitar 70km. Dengan kondisi geografis demikian, maka berjalan kaki merupakan satu-satunya cara untuk mencapai daerah perkampungan satu dengan lainnya. Secara umum, kondisi fisik anggota masyarakat Suku Asmat, berperawakan tegap, hidung mancung dengan warna kulit dan rambut hitam serta kelopak matanya bulat. Disamping itu, Suku Asmat termasuk ke dalam suku Polonesia, yang juga terdapat di New Zealand, Papua Nugini ( red. wajarlah kalau mereka menuntut kemerdakaan dari NKRI ) Kehidupan Adat Istiadat Suku Asmat Suku asmat adalah sebuah suku di papua. Suku asmat dikenal dengan hasil ukiran kayunya yang unik, populasi suku asmat terbagi dua yaitu mereka yang tinggal di pesisir pantai dan mereka yang tinggal di bagian pedalaman. kedua populasi ini saling berbada satu sama lain dalam hal cara hidup,struktur sosial dan ritual.
Populasi pesisir pantai selanjutnya terbagi kedalam dua bagian yaitu, suku bisman yang berada di antara sungai sinesty dan sungai nin, serta suku sinai. Adat Kebiasaan Dalam kehidupan masyarakat Suku Asmat, masih banyak kebiasaan yang sangat aneh. Salah satunya, kebiasaan mereka yang sangat mengerikan dan sulit diterima akal sehat, yaitu saat mereka membunuh musuhnya. Mereka masih menggunakan cara-cara zaman prasejarah. Setelah dibunuh, mayat musuh tersebut dibawa pulang ke kampung. Di kampung, mayat tersebut dipotong-potong, lalu dibagi-bagi ke seluruh penduduk. Para penduduk itu berkumpul dan memakan potongan mayat bersama-sama. Ketika memakan mayat itu bersama-sama, para penduduk menyanyikan lagu yang mereka sebut dengan lagu kematian. Tak cukup sampai di sana, mereka pun memenggal kepala si mayat. Otak mayat itu diambil, kemudian dibungkus dengan daun sagu. Setelah itu, otak tersebut dipanggang untuk dimakan bersama-sama. Betapa mengerikan. Orang-orang Asmat pandai membuat hiasan ukiran. Hebatnya, mereka membuat ukiran tanpa membuat sketsa terlebih dahulu. Ukiran-ukiran yang mereka buat memiliki makna, yaitu persembahan dan ucapan terima kasih kepada nenek moyang. Bagi Suku Asmat, mengukir bukan pekerjaan biasa. Mengukir adalah jalan bagi mereka untuk berhubungan dengan para leluhur Orang-orang Suku Asmat percaya bahwa roh orang yang sudah meninggal dapat menyebabkan bencana bagi orang yang masih hidup, menyebabkan peperangan, juga menyebarkan penyakit. Untuk menghindari hal tersebut, orang-orang Suku Asmat akan membuat patung dan menyelenggarakan berbagai macam pesta. Di antaranya adalah Pesta Bis, Pesta Perah, Pesta Ulat Sagu, dan Pesta Topeng. Ada banyak pertentangan di antara desa asmat. yang paling mengerikan adalah cara yang dipakai suku asmat membunuh musuhnya. ketika musuh bunuh, mayatnya dibawa kekampung, kemudian dipotong dan dibagikan kepada seluruh penduduk untuk memakan bersama. mereka menyanyikan lagu kematian dan memenggal kepalanya. otaknya dibunngkus daun sago dan dipanggang kemudian dimakan.


B E R H I A S

Kehidupan Suku Asmat belum banyak terpengaruh oleh kehidupan modern. Salah satu contohnya adalah kebiasaan berhias. Mereka masih berhias sesuai dengan cara mereka sendiri. Mereka mencoreng wajah dengan berbagai warna. Warna-warna tersebut mereka peroleh dengan cara yang sangat sederhana. Warna yang mereka gunakan untuk menghias wajah adalah warna merah, putih, dan hitam. Untuk warna merah, mereka dapatkan dari tanah merah yang banyak di sekitar mereka. Warna putih mereka dapatkan dari kulit kerang yang sebelumnya ditumbuk sampai halus. Dan, warna hitam, mereka dapatkan dari arang kayu, yang juga ditumbuk sampai halus.selain budaya, penduduk kampung syuru juga amat piawai membuat ukiran seperti suku asmat umumnya. Ukiran bagi suku asmat bisa menjadi penghubung antara kehidupan masa kini dengan kehidupan leluhur. di setiap ukiran bersemayam citra dan penghargaan atas nenek moyang mereka yang sarat dengan kebesaran suku asmat. Patung dan ukiran umumnya mereka buat tanpa sketsa. bagi suku asmat kala menukir patung adalah saat di mana mereka berkomunikasi dengan leluhur yag ada di alam lain. itu dimungkinkan karena mereka mengenal tiga konsep dunia: Amat ow capinmi (alam kehidupan sekarang), Dampu ow campinmi (alam pesinggahan roh yang sudah meninggal), dan Safar (surga). Percaya sebelum memasuki Surga, arwah orang sudah meninggal akan mengganggu manusia. gangguan bisa berupa penyakit, bencana bahkan peperangan. Maka, demi menyelamatkan manusia serta menebus arwah, mereka yang masih hidup membuat patung dan mengelar pesta seperti pesta patung bis (Bioskokombi), pesta topeng, pesta perahu, dan pesta ulat ulat sagu. Konon patung bis adalah bentuk patung yang paling sakral. namun kini membuat patung bagi suku asmat tidak sekadar memenuhi panggilan tradisi. sebab hasil ukiran itu juga mereka jual kepada orang asing di saat pesta ukiran. mereka tahu hasil ukiran tangan dihargai tinggi antara Rp. 100 ribu hingga jutaan rupiah diluar papua.

 MATA PENCAHARIAN
Kebiasaan bertahan hidup dan mencari makan antara suku yang satu dengan suku yang lainnya di wilayah Distrik Citak-Mitak ternyata hampir sama. suku asmat darat, suku citak dan suku mitak mempunyai kebiasaan sehari-hari dalam mencari nafkah adalah berburu binatang hutan separti, ular, kasuari< burung< babi hitan< komodo dll. mereka juga selalu meramuh / menokok sagu sebagai makan pokok dan nelayan yakni mencari ikan dan udang untuk dimakan. kehidupan dari ketiga suku ini ternyata telah berubah. Dalam kehidupannya, Suku Asmat memiliki 2 jabatan kepemimpinan, yaitu a. Kepemimpinan yang berasal dari unsur pemerintah dan b. Kepala adat/kepala suku yang berasal dari masyarakat.Sebagaimana lainnya, kapala adat/kepala suku dari Suku Asmat sangat berpengaruh dan berperan aktif dalam menjalankan tata pemerintahan yang berlaku di lingkungan ini. Karena segala kegiatan di sini selalu didiihului oleh acara adat yang sifatnya tradisional, sehingga dalam melaksanakan kegiatan yang sifatnya resmi, diperlukan kerjasama antara kedua pimpinan sangat diperlukan untuk memperlancar proses tersebut. Bila kepala suku telah mendekati ajalnya, maka jabatan kepala suku tidak diwariskan ke generasi berikutnya, tetapi dipilih dari orang yang berasal dari fain, atau marga tertua di lingkungan tersebut atau dipilih dari seorang pahlawan yang berhasil dalam peperangan. Sebelum para misionaris pembawa ajaran agama datang ke wilayah ini, masyarakat Suku Asmat menganut Anisme. Dan kini, masyarakat suku ini telah menganut berbagai macam agama, seperti Protestan, Khatolik bahkan Islam. Dengan kegiatan sehari-hari yakni bercocok tanam di ladang, dengan jenis tanamannya wortel, matoa, jeruk, jagung, ubi jalar dan keladi juga beternak ayam, babi. Demikian menariknya adat istiadat suku ini, sehingga perlu dilestarikan. Disamping itu juga, dapat digunakan sebagai obyek pariwisata untuk mendapatkan devisa bagi negara.


"Berbeda beda tetapi tetap satu jua, itulah Indonesia”. Kata kata itu pasti sangat dekat di pikiran anda? Kalau kita membuka buku ragam budaya di tanah air, tentunya kita akan mengetahui bahwa negara Indonesia terdiri dari banyak suku dan budaya, salah satunya adalah Suku Asmat, suku yang mendiami wilayah timur indonesia (papua).

Wrong Person, Wrong Time enterdie enterdie 0 Wednesday, April 25, 2012

Filename Wrong Person, Wrong Time
Permission DienarRobusta
Author enterdie
Date and Time Wednesday, April 25, 2012
Label
Action
Waktu selalu memiliki jawaban, tetapi jawaban itu tidak selalu sesuai harapan. do'a lebih memiliki kuasa diatas segalanya dalam proses perubahan hidup. Seseorang mungkin tidak bisa berubah melainkan orang lain yang mengubah cara pandang terhadapnya. Mungkin saya sedang menunggu keajaiban dimana keajaibanpun menunggu kedatanganku. Mengapa harus menunggu waktu jika masih ada waktu? toh lebih baik sesegera mungkin mengambil langkah daripada pasrah menerima keadaan, satu detik kemudian akan membawa perubahan kecil didalam diri sendiri (setidaknya), bisa semakin buruk, semakin baik, hanya mungkin kurang bisa merasakannya. Biacara Rasa akan selalu terhubung dengan Asa dan juga Masa karena itulah fakta kunci hidup manusia.
 

Tiada Tuhan Selain Tuhan © 2014 SINCE1999 of PHANTOM PLANET
DienarRobusta Template design by enterdie